Apa itu metamorfosis? Kita berubah saat kita tumbuh, tetapi banyak makhluk hidup lainnya mengalami perubahan yang cepat dalam bentuk, pada masa tertentu kehidupannya. Hal ini dikenal sebagai metamorfosis. Jadi, metamorfosis adalah siklus kehidupan pada makhluk hidup dimana di dalamnya terjadi proses perubahan tubuh yang cepat pada masa tertentu kehidupannya. Beberapa Insecta, Amfibi, Molusca, Crustacea, Echinodermata, dan Tunicata mengalami metamorfosis yang biasanya disertai perubahan habitat atau kelakuan.
Belalang mengalami metamorfosis tidak sempurna
METAMORFOSIS TIDAK SEMPURNA
Pada metamorfosis tidak sempurna, bentuk saat masih larva tidak berbeda jauh dengan bentuk dewasa. Artinya, dalam metamorfosis tidak banyak terjadi perubahan bentuk. Yang terjadi adalah perubahan secara bertahap dengan pergantian kulit. Banyak serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna. Contohnya: kecoa, belalang, jangkrik.
Metamorfosis tidak sempurna juga dikenal dengan istilah hemimetabolisme. pada hemimetabolisme, perkembangan larva berlangsung pada vase pertumbuhan berulang dan terjadi ekdisi (pergantian kulit).
METAMORFOSIS SEMPURNA
Pada metamorfosis sempurna, bentuk ketika masih larva sangat berbeda dengan bentuk dewasanya. Terjadinya metamorfosis sempurna melalui tahapan: telur - larva - kepompong - dewasa. Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna antara lain katak, kupu-kupu, nyamuk, dan lalat. Metamorfoais sempurna kuga dikenal dengan holometabolisme.
Kupu-kupu mengalami metaporfosis sempurna.
Ini berarti mereka mengalami empat tahap masa perkembangan
Yaitu telur, larva, pupa, dan dewasa.
TAHAP TELUR
Telur kupu-kupu berukuran kecil, bentuk bulat, atau agak memanjang. Warna telurnya beraneka warna dan terpahat secara halus dengan kambi atau noktah, sesuai dengan jenisnya. Kupu-kupu betina biasanya meletakkan diatas atau di dekat tumbuhan yang merupakan makanan dari serangga mudanya. Umumnya, setiap spesies hanya memakan satu jenis tumbuhan khas atau hanya memakan sekelompok jenis tumbuhan yang berkerabat dekat.
Telur kupu-kupu dan larva yang menetas hingga menjadi ulat dewasa
TAHAP LARVA
Makhluk yang keluar dari telur kupu-kupu merupakan ulat, yang secara ilmiah dikenal dengan larva. Kebanyakan ulat adalah tumbuhan. Namun, ada juga yang memakan kutu daun dan kutu perisai. Ulat makan dengan rakus selama persediaan makanannya memungkinkan. Apabila kulit atau pelindung tubuhnya telah ketat, kulit itu akan mengelupas atau mengelosong. Rata-rata terjadi 5 atau 6 kali pertukaran kulit.
Ulat berjalan dengan mengulurkan bagian depan tubuhnya, memegang dengam kaki sejatinya, dan kemudian menarik ke depan bagian belakang abdomennya. Matanya sedeehana dan twrsusun dalam pasangan. Terdapat 2-6 pasamg pada setiap sisi kepalanya.
TAHAP KEPOMPONG
Setelah mengalami sejumlah pergantian kulit, ulat menjadi pupa. Pupa kupu-kupu disebut kepompong. Kepompong sama sekali tidak menyerupai ulat. Tahap kepompong dapat berlangsung mulai dari beberapa hari sampai beberapa bulan atau lebih tergantung jenisnya. Kepompong terlindung dengan berbagai cara. Kebanyakan diantara mereka menjadi kepompong di atau dekat tanah yang berada di bawah daun, di bawah kayu tua, dam sebagainya.
Pupa atau kepompong kupu-kupu
TAHAP DEWASA
Setelah periode tidak aktif selama beberapa hari sebagai kepompong, kehidupan mulai bergerak dalam serangga itu. Bersamaan pertukaran kulit terakhir, selubung kepompong itu terbelah sebagian belakangnya, dan keluarlah merayap seekor kupu-kupu.
Dari kepompong menjadi kupu-kupu
Demikian penjelasan singkat mengenai metamorfosis tidak sempurna dan metamorfosis sempurna, semoga artikel ini bermanfaat buat yang membaca, kalau ada salah kata saya mohon maaf kepada Allah saya mohon ampun. Jangan lupa tinggalkan jejak ya wassalam.








